Powered By Blogger

Sabtu, 21 Juli 2012

Koleksi Gambar-gambar AREMANIA Ayas







Kelebihan dan kekurangan Motor HONDA

berikut ini saya tuliskan beberapa Kelebihan dan kekurangan Motor Honda dibanding produk lain :
Data ini diperoleh dari hasil survei konsumen pengguna Honda,
Dari segi kelebihannya antara lain :
  • Irit Bahan Bakar
  • Sudah melegenda
  • Harga jual kembali tinggi
  • Spare partnya mudah di dapat – karena toko spare part banyak di berbagai tempat
  • Bengkel resmi banyak – disetiap pelosok ada bengkel ahass, hampir setiap 1-2 kilometer selalu ada bengkel Ahass
  • Brand Image paling bagus – diakui oleh orang – orang indonesia dan telah mendapatkan penghargaan.
  • Suspensinya lebih Enak
  • Teknologinya Canggih,terbukti sepedamotor pertama yang menggunakan tekhnologi injeksi.
  • Top Speednya mantap!
    sedangkan
  •  kekuranganya menurut masyarakat adalah :
  • Design bodynya ketinggalan jaman
  • Bebeknya ga ada double cakramnya
  • Umumnya partnya mahalitulah beberapa kelebihan dan kekurangannya, untuk merk yang lain akan saya tuliskan menyusul, dan saya akan peroleh dari masyarakat pemakai merk tersebut.
  • Kelebihan Dan Kekurangan SUZUKI THUNDER 125



    KELEBIHAN

    * Harga termurah dalam rangkum sepedamotor pria antara 125—250 cc
    * Mesin 125 cc tapi model badan kelas 150—250 cc.
    * Tanki bensin besar, dgn kapasitas max 14 ltr.
    * Bensin irit (30 s/d 50 km per liter) tanpa booster [60 s/d 100 km per liter dengan booster]
    * Bengkel resmi banyak dimana-mana.
    * Suku-cadang mudah diperoleh dan harga relativ murah.
    * Mudah dimodifikasi.
    * lain-lain [silahkan tambahkan sendiri bila ada].

    KEKURANGAN

    * Tak bisa lari kencang, tarikan kurang, karena rasio daya mesin dan bobot badan terlalu kecil.
    * Rem belakang masih tromol, tapi bisa diganti rem cakram.
    * Peredam-kejut (shock-breaker) masih biasa saja, tapi bisa diganti dengan yang canggih.
    * Tak ada sistem pengaman (security) untuk pencurian, harus ditambahkan sendiri
    * Lampu belok (sign lamp) tak otomatis padam sendiri
    * Kelistrikan kurang canggih, tapi gampang dimodifikasi.
    * lain-lain [silahkan tambahkan sendiri bila ada].

    Kelebihan Dan Kekurangan SATRIA FU


    Kelebihan :
    1. Body nya yang sporty bikin yang gak ngerti modif gak perlu repot modif buat bikin motor nya jadi lebih sporty.

    2. nama besar FU dan karisma FU yang membuat kita lebih gagah dan mempunyai karismatik ketika di jalan raya.

    3. motor yang jarang di pake buat tukang ngojek.. (setidaknya.. walaupun sering ngebonceng . gak akan di cap sebagai tukang ojek.. )

    4. Sodokan nya panjang banget … (weitss.. jgn ngeres dulu), maksudnya kalo FU nyodok gak ada abis nya tuh, 3 gigi cukup buat 500 mtr

    5. Yang pasti diseganin ama anak2 underground yg suara knalpot nya brisik2 dan bawa ugal2an kalo FU masuk langsung dah bawa nya pada manis2

    6. Sering dikejar2 ama motor2 CC gede maupun kecil karena penasaran mo nyoba lari bareng FU, biasanya sih yg paling sering motor komeng wkwkwk gak bakal menang lawan FU

    7. Modis & Stylis gak perlu modif udah oke dan sangar, mo kenceng ksh PE-28 aja udah cukup buat harian.

    8. Enak diajak rebah & nikung, jadi bisa bikin motor laen iri dan coba2 mo rebah juga hehehehe
    9. Partnya masih bisa dikanibal seperti kampas rem dsb, apalagi karbunya bisa pake punya RX-king ato NSR SP

    10. Tidak capek dikendarai karena enteng, apalagi kalau jok sudah dipapas.

    11. Mudah nyelip2 klo jalanan macet.

    12. Klo parkir masih sering diliatin orang2 (emang ada yg salah ama nih motor)

    13. Paling enak klo bonceng cwe..dilihat dari struktur jok nya.. hahahah

    Kekurangan :

    1. Transmisi gigi kurang enak ( koplingnya gampang seret )

    2. Cakram belakang kadang-kadang bunyi

    3. tensioner keteng gampang kendor ( jadi bunyi gitu )

    4. Boros bahan bakar..

    5. Ban belakang boros (cepet botak)

    6. Suka nembak2 knalpotnya..-.

    7. Kalo ujan gampang mati mesinnya..

    8. Rante cepet kendor (jadi brisik bunyi dari rante motor)

    9. Yang bonceng gampang pegel, solae joknya kecil banget..

    10. Klaher depan blakang dah dua kali ganti ..

    11. Lampu yang kurang terang

    12. Standar Kit motor karetnya gampang putus, plastik tempat naro2 koncinya

    13. Lampu rem blakang dah putus sekali, nggak tau penyebabnya.

    14. Kaca spion kualitasnya mengecewakan.-. dah pada bodas kacanya di umur 2 bulan.

    15. Kalo lewat kubangan air pasti airnya nyiprat kemana2.. so lutut kebawah pasti belepotan…

    16. Gak bisa bawa barang bawaan… terpaksa harus pake tas ransel.. so encok makin ngilu2…

    17. Tangki bensin kekecilan…

    Awal Perseteruan AREMA dan bonek

    Dalam sejarah sepak bola dimana saja, yang namanya permusuhan "mendarah daging" antar suporter pasti ada. Sebut saja seperti La Viola vs Juventini atau suporter Blackburn vs fans Manchester United. Di Indonesia pun, permusuhan antar suporter yang mendarah daging itu juga ada lo Ngalamers, salah satunya yakni Aremania vs Bonek. Aremania yang merupakan pendukung setia Arema Indonesia dan Bonek (suporter Persebaya Surabaya), dikenal seringkali berseteru sampai seakan-akan istilah "damai" akan cukup tabu untuk diharapkan terjadi diantara keduanya. Hal ini bisa sangat jelas dilihat ketika Kapolda Jawa Timur sampai turun tangan untuk mengambil kebijakan yang menegaskan kalau misal tim Arema tengah bertandang ke Surabaya untuk pertandingan, maka Aremania dilarang keras untuk ikut datang ke Surabaya. Begitupun sebaliknya, saat Persebaya Surabaya bertanding ke Malang, Bonek dilarang keras untuk menginjakkan kaki di Kota Malang ini.
    Tentulah setiap perseteruan atau selisih paham selalu diawali dengan sebuah kisah dan alasan. Begitu pula dengan perseteruan yang terjadi diantara dua suporter yang sangat eksis dan terkenal di Nusantara itu. Lantas, tahukah Ngalamers apa yang mendalangi permusuhan antara Aremania dengan Bonek tersebut? - Berikut adalah beberapa opini yang berhasil HaloMalang kumpulkan dari beberapa sumber terkait pembahasan ini.
    1. Tawuran saat ada konser di Tambaksari. Kejadian pertama bermula saat ada konser Kantata Takwa di Tambaksari, Surabaya pada 23 Januari 1990. Tepat sekitar 30 menit pertama saat konser dimulai, di depan panggung mulai 'dikuasai' arek-arek Malang. Mereka bersorak meneriakkan "Arema.. Arema.. Arema..". Arek-arek Surabaya yang kebetulan menjadi tuan rumah pun harus minggir dan 'terkalahan'. Namun tidak lama kemudian, arek-arek Surabaya kembali dengan membawa rombongan lebih banyak lagi dan berusaha 'memukul mundur' arek-arek Malang hingga keluar dari Tambaksari. Di luar stadion, tawuran pun tak terelakkan dan terus berlanjut sampai di Stasiun Gubeng, Ngalamers. Tawuran serupa juga kembali terjadi di bulan Juni 1992 pada konser Sepultara yang kebetulan juga diadakan di Tambaksari. Saat itu, arek Surabaya sudah siap menguasai depan panggung mulai awal. Arek Malang bahkan langsung dihalau begitu masuk Tambaksari. Tak lama kemudian, tawuran pun kembali terjadi.
    2. Pemberitaan media yang dianggap tidak adil. Kecemburuan suporter Malang pada pemberitaan media yang ada di Jawa Timur (Jatim) kala itu. Hal itu dipicu dengan sangat kecilnya pemberitaan di media ketika Arema atau Persema Malang menang dalam pertandingan. Sementara pemberitaan Persebaya sangat besar dan hampir selalu menjadi headline meski klub yang didukung Bonek itu hanya melakukan latihan rutin atau sekedar mengisi waktu senggang.
    3. Pendahulu Persebaya yang sangat meremehkan Malang. Pendahulu Persebaya seperti H. Barmen dan Mudayat cukup dikenal sangat meremehkan dan merendahkan tim-tim Malang. Mereka mengatakan kalau tidak akan ada ceritanya Persebaya bisa dikalahkan tim-tim asal Malang, menahan imbang saja mereka (tim-tim Malang) sangat kesulitan. Pernyataan itu bahkan ditulis di media. Hal ini tentunya sangat menyakiti dan menyulut sensitivitas suporter Malang yang merasa direndahkan (orang Surabaya) dan dianaktirikan (media terbesar Jatim). Terlebih, ada isu bahwa suporter Surabaya akan bertandang ke Malang. Merasa tertantang, Arema sudah siap mencegat Bonek di Lawang. Namun sampai pertigaan Karanglo, Singosari, Arema yang hendak ke utara dihalau dan ditangkapi polisi/Kodim. Akhirnya, sebagian suporter melampiaskan kemarahannya dengan memecahkan kaca-kaca mobil plat L. Sementara di Gajayana sendiri, bentuk perlawanan terhadap dedengkot Surabaya itu diwujudkan dalam spanduk-spanduk bertuliskan "Kalahkan Persebaya, Bungkam Mulut Besar Barmen dan Mudayat" atau "Barmen & Mudayat Haram Masuk Kota Malang".
    4. Pemberitaan yang terkesan mengadu domba. Judul berita di media yang cukup berbau 'mengadu domba' pun juga sempat memicu perseteruan antar kedua suporter tim sepak bola Malang dan Surabaya itu. Seperti contohnya "Pemain Persebaya Dijadikan Sansak Hidup Pemain Persema" dalam laga Persema vs Persebaya, yang memang sebelumnya diprediksi akan panas menyusul pernyataan Barmen dan Mudayat. Dalam laga itu, Persema melakukan pemanasan di gawang selatan dan Persebaya di gawang utara. Setelah koin tost, ternyata posisinya berpindah (Persema ke utara, Persebaya ke selatan). Pada perpindahan itulah beberapa pemain Persema ada yang terlihat sengaja menabrak pemain Persebaya hingga ada yang terjatuh. Inilah yang ditulis media tersebut dengan "Pemain Persebaya Dijadikan Sansak Hidup Pemain Persema". Tentulah pemberitaan tersebut sanggup menyulut api kemarahan dan dendam pada arek-arek Surabaya, Ngalamers.
    5. Pendahulu suporter sepakbola Malang yang bangga dicap "perusuh" dan "pemberani". Suporter sepakbola Malang pada akhir tahun 80-an dan awal 90-an masih berasal dari peleburan para geng-geng yang sebelumnya sangat gemar tawuran antar-kampung hingga cukup banyak memakan korban. Dengan dimediatori Bung Ovan Tobing, mereka akhirnya berdamai dan pada akhirnya menyatu dalam bendera "AREMA" (tanpa 'NIA'), yang artinya "Arek Malang". Merekalah yang akhirnya sangat setia mendukung tim asal Malang (baik Persema maupun Arema). Dengan latar belakang seperti itu, suporter Malang (masih) sangat bangga jika dicap "perusuh" dan "pemberani".
    Bagaimana pendapat Ngalamers akan poin-poin penyebab awal perseteruan antar Aremania vs Bonek yang dimunculkan tersebut?

    Jumat, 20 Juli 2012

    Sejarah Arema

    Sejarah Arema, Arema adalah sebuah klub sepak bola yang berasal dari Malang.Arema adalah klub sepak bola kebanggaan warga malang dan Aremania.Sejarah Arema adalah nama legenda Malang.Konon katanya Arema dulu adalah nama Raja.Arema adalah saudara muda dari persema.Sebelum Arema ada, Persema sudah ada dalam sepak bola Malang.Adala Alm Acub Zaenal dan putranya yang pertama kali mendirikan Arema.
    Arema Singo Edan lahir di kota Malang pada tanggal 11 Agustus 1987.Adalah Acub Zaenal yang mendirikan klub Aremada.Yakni gabungan klub Armada 86 dan Arema.Namun nama itu tidak bisa langgeng. Beberapa bulan kemudian diganti menjadi Arema 86.
    Sejak keikut sertaan Arema di Liga Indonesia banyak mengalami hambatan, dan prestasi Arema bisa di bilang pasang surut.walaupun tak pernah menghuni papan bawah klasemen, hampir setiap musim kompetisi Galatama Arema F.C. tak pernah konstan di jajaran papan atas klasemen, namun demikian pada tahun 1992 Arema berhasil menjadi juara Galatama.